Tampilkan postingan dengan label Jurnal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jurnal. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 April 2016

Dilemma


Ku hitung berapa kali kaki ini melangkah.
Ku ukur setiap jengkal jarak yang telah ku tempuh.
Ku jejali mimpi dan harapan.
Ku telan semua cerita kehidupan.


Aku tak pernah berharap setetes embun jatuh mengusap dahaga.
Aku tak berharap seberkas cahaya menerpa nestapa.
Tak kuharap pula rembulan untuk sekedar menyapa.


Aku tak ingin cinta
Bukan karena aku tak percaya
Aku tak ingin rindu
Bukan karena aku tak mau


Aku hanya tak ingin suatu saat kau akan berkata
"Aku harus pergi."


Karena bukan kehilangan yang aku takutkan akan menyakitiku.
Tapi aku takut tenggelam terlalu dalam ke dalam cintamu.
Lalu kau meninggalkanku.



By : ALIT SUGANDA









Selasa, 01 Maret 2016

Uniqly Family : Kisah Tauladan dari Kak Irine (Sang Bapak)

Keluarga. Saya sangat senang mendengarkan kawan atau siapapun bercerita tentang kehidupan keluarga, apa lagi kalau itu kisah lucu. EITS!!! BUKAN UNTUK MENERTAWAKAN! Tentu saja, bukan. Karena sebenarnya dari kisah lucu dan unik itu saya malah bisa belajar sesuatu.

Perbincangan Bermula.

Dengan mata sipit dan wajah seperti orang Jepang itu dia duduk. Kini tubuhnya sedikit tampak padat, tapi sama sekali tak menghilangkan setiap kesan yang saya kagumi dulu dari Kakak Kelas yang sebenarnya seumuran denganku itu. Aku hanya duduk di kursi plastik di kamar penginapan, sedangkan tergeletak santai di atas kasur sahabatku Jemi. Di kursi lain ada partner saya Djuma.

"Kalau aku, mungkin kita kalau certita tentang masa sulit dulu kan pasti ketawa kan?" Dia berkisah dengan logat jawanya yang sedikit hilang.
"Iya kejadian miris kayak kita misal uang saku lima ribu semingu dan seterusnya." Tambahnya.
"Iye, he ehm." Jawab kami.
"Kalau kita cerita sama teman pasti kan ketawa ya? Karena jadi lucu." Terangnya.
"Tapi, aku punya teman memang sejak kecil udah kaya jadi pas kita cerita begitu kita udah heboh ketawa eh dia cuma bilang 'kok aku gak gitu ya, gak gini ya.' Gitu." Dan sebuah kisah lucu dan bermaknapun bermula dari prologue tersebut.

Cara Seorang Ayah Mencintai dan Melindungi Anaknya.

Googling for Father Photograph

Aku masih melihatnya sebagai seniorku dulu di salah satu kegiatan ekstrakulikuler, dia memang gemar bercerita dan gemar berbagi dan hal yang paling membuatku nyaman sejak dulu adalah karena dia selalu mau mendengarkan ketika siapapun berbicara, itulah kenapa aku tak jengah mendengarkan dia bercerita, karena aku hanya akan jengah mendengarkan cerita dari seseorang yang tak mau mendengarkan orang lain bercerita.

"Bapkku tuh dulu Unik kok memang." Ceritanya. Kami masih mendengarkan.
"Ada satu kejadian waktu dulu aku STM." Tambahnya.
"Dia kan Bapakku nganterin aku ke halte Bus deket rumah." Kisahnya.
"Dan kalian tahu apa?" Seperti dulu, dia masih bisa menyisipkan drama di setiap kisahnya.
"Waktu aku naik, Bapakku teriak ke keneknya." Jawabnya mengabaikan kami yang masih diam mendengarkan.
"Pak ati-ati kui wonge rodo edan!" (Pak hati-hati itu orangnya agak gila!) Kelakarnya menirukan Sang Ayah yang meneriakinya saat itu.

Kami tertawa mendengar kisahnya, tak terkecuali dia.

"Memang unik kok Bapakku tuh!" Hanya itu yang keluar dari bibirnya di sela - sela senyum gelinya.

Pesan Yang Saya Dapat...

Lucu? Memang. Tapi, ada yang lebih dari sekedar lucu yang kami dapatkan.

"Oh berarti itu adalah cara Bapakmu menjagamu kak!" Simpulku.
"Iya jadi kan dia sebenarnya mau melarang kamu buat pacaran dan takut kamu digodain. Jadi Bapak kamu teriakin begitu biar semua orang di Bus dengar dan gak ada yang mau dekat sama kamu!" Timpal Jemi menerangkan.
"Iya biar pada mikir dua kali kalo mau deketin!" Sambar Kak Irine.

Aku jadi teringat perbincanganku dengan Djuma beberapa waktu lalu yang berujung pada sebuah kesimpulan.

Cara seorang Ayah untuk menunjukkan kasih sayang untuk anaknya itu berbeda.
Dia menujukannya dengan cara yang unik.
Diamnya adalah rasa takut kehilangan yang dia pendam.
Dia tak pernah mengeluh dan tak pernah berbicara apapun tentang rasa takutnya.
Karena dia khawatir orang - orang yang dia cintai berpikir
bahwa mereka mempercayakan hidup mereka pada orang yang salah.
Ego Ayah adalah melindungi, mengayomi dan menjaga.
 Hargai dan pahamilah dia, Ayahmu.
-Us-

Senin, 29 Februari 2016

INTERMEZO : Ragunan 06 September 2015

Belum dapat ide lain. Ya sudah minta difoto ajalah dulu. Hahahahha.


Dancing In The Zoo
I just wanna dance with my self, feeling my self.
Nobody can control me but ME.
-ME-

Curug Kantri, Tanjung Sari & Curug Sangiang, Gunung Batu 2 (Belajar Dari Kekecewaan & Mengambil Hikmahnya)

Setelah sekitar terpuruk dalam rasa kecewa dan kungkungan ekonomi yang terus membayangi. Setelah perjalanan ke Curug Parigi 02 Agustus 2015 itu, kami akhirnya memutuskan untuk kembali mencari alternative hiburan lain di Kota Jakarta.

Akhirnya pilihanpun jatuh ke Curug Kantri di desa Tanjung Sari untuk perjalanan kami selanjutnya tanggal 16 Agustus 2015.

16 Agustus 2015.

Akhirnya tanggal yang kami tunggu - tunggu sudah datang. Meski sedikit gambling karena saat itu musim kemarau, kami tetap nekat untuk berburu dengan bermodal HereDrive di Lumia 730 milik saya dan juga info yang kami dari dapat dari beberapa blogger tanah air. Akhirnya kamipun nekad menuju TKP.

Sunrise yang sepertinya sama


Ternyata di perjalanan kami, kami baru ingat bahwa ternyata rute yang kami tempuh sama dengan rute untuk menuju Gunung Batu beberapa bulan lalu. Dengan bermodal GPS dan bertanya pada penduduk setempat akhirnya kami menemukan tempatnya. Areanya memang memasuki sebuah perumahan yang memang sepertinya tidak selesai.



Sampai di pintu masuk, kami sempat mampir dulu di sebuah warung dan sempat bertanya - tanya beberapa hal dengan sang abang dan teteh penjaga warung. Ternyata memang pembangunan perumahan ini terbengkalai karena adanya protes warga akibat rencana pembangunan gereja yang ada di sana. Padahal pemilik tanah yangmerupakan haji sebenarnya sudah mengijinkan namun karena ada pro- kontra akhirnya ya sudahlah tunda dulu saja.

Tak lama karena tak sabar dan tergitu akibat beberapa foto yang ada di google, kamipun bergegas meuju area air terjun.

Hijau


Sampai di area air terjun, ternyata kekhawatiran kamipun dibenarkan oleh kondisi area air terjun yang kering. "Hmmm!" Ada kekecewaan di sela deheman dibibir saya.

Curug Kantri
Namun meski begitu, kami bisa membayangkan keindahan jatuhnya bergalon - galon air di musim hujan.

Semoga kami bisa kembali.

Tanggung Jalan Jauh...

Akhirnya karena tanggung, kami sempat bertanya pada si pemilik warung tadi, mana lagi yang bisa kami kunjungi. Dia Bilang Curug Sangiang di Gunung Batu Dua. Akhirnya meski dengan rasa pesimis kami tetap menjajal untuk menuju ke area Gunung Batu Dua. Ternyata memang benar itu dekat dengan Gunung Batu Satu yang pernah kami kunjungi dulu.

Dan Yup memang air terjun Sangiang pun kering. Kami tak berlama - lama di sana selain panas karena kamipun bertemu seekor binatang yang tidak menggemaskan dan sangan berciri khas. Ular. Saya yang memang takut ular enggan untuk menetap lebih lama lagi. Akhirnya kami pun turun dan beristirahat di warung gubuk yang berada di seberang kali.

Kecew? Sedikit, namun tidak juga. Karena saya yang memang penat dnegan kehidupan di Ibu Kota setidaknya bisa sedikit menghirup segarnya udara pedesaan.

Kerja Bakti para Petani daerah sekitar

Partner

Memandang Puncak 1

Langkahkan saja!
Hidup tak hanya berisi penerimaan dan kebahagiaan.
Tapi juga penolakan dan kekecewaan.
Hadapilah!
-ME-



Senin, 22 Februari 2016

Dangerously In Love


I am in love with you
You set me free
I can't do this thing
Called life without you here with me
'Cause I'm dangerously in love with you
I'll never leave
Just keep lovin' me
The way I love you loving me

'Cause I am in love with you
You set me free
I can't do this thing
Called life without you here with me
'Cause I'm dangerously in love with you
I'll never leave
Just keep lovin' me
The way I love you loving me
-Beyonce Knowless_Dangerously In Love-

The best part of being In Love is when You fall for someone.
There's a lot of things that kept you loving the way how love hurts.
When You find the right person, there'll be something that knocks you down.
When You think you're in the right time to loving someone, there'll be nobody there who'll love you in return.
Why is love is so complicated?
But the only fact is The best thing of love is when you know who deserves your love.


Kalau : Sajak Jika...

Kalau saja Tuhan mengijinkanku


Kalau Tuhan memperbolehkanku untuk memilih, aku hanya ingin duduk di jajaran kursi penonton memandang ke arah panggung menonton berjuta sandiwara kehidupan dengan segala drama yang terpampang di hadapan mata Sang Pencipta.

Kalau aku boleh, biarkan saja Tuhan mengunciku di kursi besi nan dingin dengan kekosongan hidup tanpa harus mencicipi getir luka dan manisnya cinta.

Kalau boleh aku ingin saja diam tak bersuara dan terasing dari pandangan mata dan perbincangan manusia lainnya akan apa dan siapa diriku.

Dan Kalau boleh aku hanya ingin duduk di sudut gelap dengan sebatang lilin yang menyala tanpa harus mengiba belas kasih dan sayang.

Kalau saja aku diijinkan untuk meminta pada Tuhan agar aku duduk saja di Samping Nya dan belajar dari kehidupan yang sedang Dia pertontonkan padaku.

Tuhan, Bila hati adalah kerumitan yang tak akan mampu terpecahkan oleh logika manusia dan tak ada satupun teori yang mampu menyelesaikan teka - teki rasa dan kehidupan, aku hanya ingin satu.
Biarkan aku hidup dengan kerumitan hidup itu sendiri, singkirkan kerumitan hati yang hanya akan membebani.

Sahabatku berkata "Kalau tidak ada drama dalam kehidupanmu, itu sama saja kau mati."
Lalu apakah sebenarnya aku bersajak untuk menjemput kematian?


Jumat, 19 Juni 2015

Imma Petite Male

Men/Male/Guy/Boy Petite 1

I'm a 5'3" guy. This is who I am and I will never regret this. There always be something more than just how you look. For me, I got something that might people never had. But I won't tell about it. The only thing we need to know and we should to remember is that "EVERYONE IS SPECIAL". That's it. Even the shorties.

Men/Male/Guy/Boy Petite 2

Men/Male/Guy/Boy Petite 3

Men/Male/Guy/Boy Petite 4

Men/Male/Guy/Boy Petite 5

Men/Male/Guy/Boy Petite 6

Men/Male/Guy/Boy Petite 7

Men/Male/Guy/Boy Petite 8

Men/Male/Guy/Boy Petite 9

Men/Male/Guy/Boy Petite 10

Men/Male/Guy/Boy Petite 11

Men/Male/Guy/Boy Petite 12

Men/Male/Guy/Boy Petite 13

Men/Male/Guy/Boy Petite 14

Men/Male/Guy/Boy Petite 15

Men/Male/Guy/Boy Petite 16

Men/Male/Guy/Boy Petite 17

Men/Male/Guy/Boy Petite 18

Men/Male/Guy/Boy Petite 19

Men/Male/Guy/Boy Petite 20

Men/Male/Guy/Boy Petite 21

Men/Male/Guy/Boy Petite 22

Men/Male/Guy/Boy Petite 23

Men/Male/Guy/Boy Petite 24

Men/Male/Guy/Boy Petite 25

Men/Male/Guy/Boy Petite 26

Men/Male/Guy/Boy Petite 27

Men/Male/Guy/Boy Petite 28

Men/Male/Guy/Boy Petite 29

Men/Male/Guy/Boy Petite 30

Men/Male/Guy/Boy Petite 31

Men/Male/Guy/Boy Petite 32

Men/Male/Guy/Boy Petite 33

Men/Male/Guy/Boy Petite 34

Men/Male/Guy/Boy Petite 35

Men/Male/Guy/Boy Petite 36

Men/Male/Guy/Boy Petite 37

Men/Male/Guy/Boy Petite 38

The most important thing for all the shorties. There's noway we're gonna let the insecurities ruins our lives. There's no rule for the short to not taking a picture. Even now, there's a lot of model agency has a Petite Divisions. So just strike a pose! No one would be running out and hit the road nakedly. Hell No! Shorties won't do that. We had our pride so we had our way too look gorgeous and also sexy. So Heads up guys!!!